Air bukan komoditas.
Tapi di Jakarta, ada yang membayar 10 kali lebih mahal hanya karena mereka tidak punya pipa.
Warga Jakarta belum terhubung pipa PAM Jaya
#TolakPrivatisasiAirJakarta
Krisis Air Jakarta
Data menunjukkan ketimpangan yang telah berlangsung puluhan tahun. Siapa yang bayar paling mahal?
1997
Soeharto teken dekret privatisasi air Jakarta
2003
Utang PAM Jaya ke operator swasta mulai menumpuk
2012
12 warga + UPC + WALHI gugat privatisasi air
2014
PN Jakarta Pusat: privatisasi melanggar hak warga
2015
Pengadilan Tinggi Jakarta batalkan kemenangan warga
2017
Mahkamah Agung: privatisasi air inkonstitusional
Suara Warga
Ini bukan sekadar data. Ini cerita orang-orang yang terdampak setiap hari.
Sebuah Dokumenter tentang Air Jakarta
Bagaimana privatisasi air Jakarta selama 25 tahun membentuk ketimpangan yang masih dirasakan jutaan warga hari ini — dan mengapa ancaman itu belum pergi.
Tentang Film →Apa yang bisa kamu lakukan?
Dukung warga Jakarta yang berjuang untuk air bersih yang adil.